Konsep magnet sinter dikembangkan pada tahun 1957 oleh Profesor Peter Eisenman dan pertama kali digunakan dalam konstruksi panel fotovoltaik di Jerman dan Amerika Serikat. Konsep magnet sinter didasarkan pada reaksi kimia alami yang membentuk senyawa ketika suatu unsur digabungkan dengan inti non-magnetik. Dengan teknologi sinter, sifat-sifat bahan pusat rendah buatan diubah secara signifikan oleh perubahan suhu pemrosesan yang bergantung pada suhu yang menghasilkan puncak konduktivitas termal pada 880 C yang kemudian diikuti pendinginan pada konduktivitas termal di bawah 810 C yang menghasilkan bubuk sinter dengan konduktivitas termal lebih tinggi. Bahan sinter baru juga menunjukkan kekuatan tekan yang tinggi pada suhu kamar.
Klik untuk mengunjungi produk kami: Magnet NdFeB Sinter
Penggunaan lapisan ndfeb sinter ini pertama kali digunakan untuk melapisi foil baja dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan dan umur lelah. Lapisan ini ternyata memiliki ketahanan aus yang tinggi, dengan pengurangan panas dan tekanan mekanis untuk aplikasi yang memerlukan beban tekan tinggi. Belakangan diketahui bahwa efek gabungan dari kedua sifat tersebut menyebabkan peningkatan keluaran listrik dari foil logam, dengan kemampuan untuk menghasilkan kapasitas arus yang besar per satuan luas lapisan. Kemampuan untuk meningkatkan gaya tekan sebagaimana diperlukan untuk menahan beban, ditambah dengan peningkatan ukuran pelat logam akan memungkinkan pengembangan struktur yang jauh lebih besar dengan kekuatan tarik yang jauh lebih tinggi daripada yang dapat dicapai sebelumnya. Industri lain segera menerapkan konsep tersebut pada pelapisan logam lain dengan hasil serupa.
Penerapan lapisan sinter unik ini juga berguna dalam industri manufaktur dimana penerapan dan fungsi magnet permanen sangat penting untuk kinerja banyak proses. Selain manfaat yang telah dijelaskan, lapisan sinter juga memberikan kekuatan dan daya tahan tambahan dibandingkan dengan lapisan non-magnetik standar. Penggunaan bahan sinter menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan metode manufaktur lainnya. Misalnya, foil yang disinter tidak memerlukan penggunaan fluks apa pun. Selain itu, mereka dapat menawarkan peningkatan tingkat konduktivitas sebesar 50% dibandingkan dengan laminasi foil non-magnetik. Artinya, penggunaan bahan sinter sebagai pengganti laminasi foil pada aplikasi beban tinggi seperti penggiling pelepas regangan getar dan sander getar akan memungkinkan mesin ini beroperasi dengan efisiensi optimal untuk jangka waktu yang jauh lebih lama.
Karena sifat listrik dan magnet yang unik dari bahan yang disinter, komponen logam yang disinter dalam aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mendukung kapasitas arus yang jauh lebih besar dibandingkan komponen non-sinter. Secara khusus, foil logam yang disinter dengan ketebalan sekitar 0,15 menawarkan kemampuan arus positif yang memungkinkan mesin ini bekerja terus menerus pada beban tingkat tinggi. Selain itu, karena daya dukung lembaran sinter saat ini jauh lebih tinggi, komponen ini menawarkan kemampuan unik untuk menangani beban berat yang lebih tinggi dan material pengukur yang lebih tebal.
Penerapan komponen sinter memerlukan jenis pelapisan yang berbeda untuk mencapai sifat mekanik yang bermanfaat. Proses aplikasi dua bagian yang dikenal sebagai magnet ndfeb dan pelapisan logam butiran dapat digunakan. Dalam proses magnet ndfeb, bentuk magnet datar dari lembaran logam dilapisi dengan bahan abrasif yang meninggalkan lapisan kasar pada lembaran magnet datar. Bahan logam yang disinter juga dapat mengandung pewarna yang dilapisi pada lembaran magnet datar dan permukaan logam datar. Butiran pada magnet ndfeb bisa berukuran berapa pun, tetapi biasanya lebarnya seperempat hingga setengah milimeter.
Meskipun proses yang dijelaskan di atas dianggap memerlukan perawatan yang relatif rendah, penting untuk dicatat bahwa oli mekanis dan debu harus dihilangkan dari komponen logam yang disinter setelah digunakan. Jika komponen-komponen ini tidak dirawat dengan baik, ada kemungkinan oli mekanis atau perawatan lainnya akan mengering dan rusak sebelum waktunya. Sintering plasma percikan juga dianggap perawatan yang rendah, tetapi karena logam yang disinter harus memiliki luas permukaan yang cukup untuk menerima senyawa yang disinter, maka senyawa yang disinter harus diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Jika komponen logam yang disinter terkena uap air, retakan dapat terjadi.
Kedua teknologi ini memberikan metode alternatif untuk mencapai gesekan terinduksi yang tinggi dan peningkatan kekuatan dengan sifat mekanik yang sama. Berbeda dengan bahan yang disinter, struktur mikro dalam perlakuan panas memungkinkan peningkatan yang signifikan dalam pembentukan jembatan molekul besar dan butiran berukuran nanometer. Lapisan tambahan ini memberikan tingkat kekuatan tarik yang jauh lebih tinggi dibandingkan teknologi lain yang dikenal. Perlakuan panas juga mampu memberikan peningkatan signifikan pada pembangkitan energi mekanik tingkat tinggi.
Magnet rekayasa berbasis struktur mikro dapat memberikan alternatif praktis terhadap produk faktor penyelarasan magnetik nd-fe-b sinter yang ada di pasaran. Karena partikel dalam bahan magnet yang direkayasa sangat kecil, sifat mekaniknya meningkat pesat. Partikel yang terbentuk jauh lebih besar, sehingga memungkinkan partikel hasil rekayasa membentuk cangkang logam berongga dengan butiran berukuran hampir mikron. Lubang-lubang ini kemudian diisi dengan logam nd-Fe-b yang disinter, yang sangat meningkatkan kekuatan tarik dan sifat mekanik.
Jinlun Magnet mengkhususkan diri dalam penelitian dan pengembangan, produksi, dan penjualan bahan permanen tanah jarang berkinerja tinggi bahan magnet.
Sales00@jlmagnet.com
+86-574-6321 2222
No.330 Jalan Pertama Xinxing, Taman Industri Xinxing, Jalan Zonghan, Kota Cixi, Provinsi Zhejiang, Tiongkok
Kode QR Seluler
Hak Cipta © Ningbo Jinlun Magnet Technology Co, Ltd. Semua Hak Dilindungi Undang-undang.
Produsen magnet NdFeB sinter Cina pabrik magnet NdFeB sinter grosir
